HUBUNGAN PENYEDIA DAN SUBKON

HUBUNGAN PENYEDIA DAN SUBKON

Blog

Tender/Pengadaan / Blog 62 Views 0

Pada Dinas Perikanan& terdapat pekerjaan konstruksi Pembangunan Kolam dengan nilai pekerjaan& 7.eight Milyar rupiah. Dalam pekerjaan ini terdapat 2 pekerjaan subkontrak yaitu:
·& & & & & & & & pekerjaan pondasi konstruksi jaring laba dengan nilai pekerjaan 2,3 Milyar rupiah.
·& & & & & & & & pekerjaan konstruksi atap dengan menggunakan area frame sebesar 1,7 Milyar Rupiah.&
Dalam penyusunan HPS yang dibuat berdasarkan hasil& engineering estimate& dari Konsultan Perencana, yang dimasukan kedalam HPS adalah harga penawaran dari penyedia& jaring laba dan area frame, belum termasuk PPN.
Dalam kontrak PPK mengijinkan dua merchandise tersebut di subkontrakkan

Dalam pelaksanaan kontrak, muncul permasalahan sebagai berikut:
1.& & & & Pada saat kontrak dilaksanakan, Penyedia yang berkontrak dengan PPK (Principal kontraktor) telah menandatangani kontrak dengan PPK sesuai dengan penawaran, namun pada saat major kontraktor akan menandatangani kontrak dengan subkontrak,& penawaran dari penyedia KSLL dan spaceframe berubah sehingga berbeda dengan desain yang ditawarkan pada saat penyusunan DED dan harganya juga berubah. Perubahan tersebut disebabkan oleh:
a.& & & Untuk jaring laba perubahan terjadi karena perubahan hasil pengukuran lapangan sehingga desain yang tercantum dalam kontrak tidak dapat dilaksanakan dan harus dilakukan penyesuaian sesuai dengan kondisi lapangan.
b.& & & Untuk Area Frame, penyedia subkontrak melakukan analisis kembali terhadap penawaran yang diajukan dan melakukan revisi atas penawarannya tersebut dengan pertimbangan beban gempa dan tiang penopang yang didesain oleh konsultan perencana tidak kuat sehingga menimbulkan penambahan biaya yang cukup besar.
Apakah PPK dapat menerima perubahan ini? Bagaimana tindakan PPK seharusnya terhadap permasalahan dengan subkontrak ini?
2.& & & & Penyedia yang berkontrak dengan PPK (Foremost kontraktor), harus membayar PPN dan PPh atas pekerjaan subkontrak, sementara didalam kontrak, PPN atas pekerjaan subkontrak tidak dihitung. Akibatnya Principal kontraktor tetap harus membayar PPN namun tidak diperhitungkan dalam nilai pekerjaan kontrak dengan PPK (nilai kontrak principal kontraktor dengan PPK lebih kecil dengan nilai kontrak foremost kontraktor dengan subkontrak karena nilai PPN pada kontrak dengan PPK tidak diperhitungkan). Apakah bisa nilai kontrak principal kontraktor ditambahkan PPN atas pembayaran prestasi subkontrak. Seperti ilustrasi diatas, nilai pekerjaan KSLL dalam kontrak most important kontraktor dengan PPK menjadi 2,55 M dan Area frame menjadi 1,77 M sesuai dengan kontrak dengan subkontrak?
three.& & & & Terhadap pelaksanaan kontrak yang banyak berubah pada saat pelaksanaan lapangan, apa yang harus dilakukan PPK terhadap konsultan perencana sehingga muncul masalah diatas?


Berdasar Perpres 16 tahun 2018
Dalam hal terdapat perbedaan antara kondisi lapangan& pada saat pelaksanaan dengan gambar dan/atau
spesifikasi teknis/KAK yang ditentukan dalam dokumen Kontrak, PPK bersama Penyedia dapat melakukan perubahan kontrak,
Maka kontrak dapat berubah karena kondisi lapangan. sehingga quantity berubah dan perubahan volume mengakibatkan perubahan harga.

Selanjutnya mengenai hubuingan harga dan pajak antara penyedia& dengan subkonnya adalah urusan inner mereka.

Comments