Hand Pallet dan Hand Stacker untuk Mobilisasi Barang Di Gudang

Hand Pallet dan Hand Stacker untuk Mobilisasi Barang Di Gudang

Blog

Tender/Pengadaan / Blog 60 Views 0

Dalam sebuah industri, baik di pabrik, maupun di gudang, tentunya Anda sering menemukan alat-alat yang berfungsi untuk memindahkan barang terutama untuk barang-barang yang berukuran besar dan berbobot sangat berat. Contohnya adalah mesin forklift, yakni sejenis mesin berjalan yang memiliki garpu angkat untuk mengangkut dan memindahkan barang. Forklift itu dapat digunakan untuk mengangkat, juga menurunkan dan memindahkan barang yang sangat berat sekalipun untuk jarak yang jauh, sehingga cocok untuk penggunaan baik indoor maupun outside. Namun mesin ini membutuhkan palet sebagai tatakan barang yang hendak diangkat. Jadi tidak heran jika hampir di semua gudang Anda sering menemui pallet barang, karena memang sifatnya sebagai tatakan dan agar bisa diangkut baik dengan mesin forklift, hand pallet, serta hand stacker.

Selain mesin forklift, masih ada lagi mesin atau alat yang difungsikan sebagai pemindahan barang dalam kegiatan industri. Mesin ini tidak kalah pentingnya, bahkan lebih banyak digunakan oleh gudang-gudang yang memang belum memerlukan mesin forklift karena keterbatasan tempat. Yang pertama adalah hand pallet, lalu ada juga hand stacker. Walaupun berbeda, namun seringkali penyebutan dan pemahaman orang tertukar-tukar terhadap dua alat ini. Dari segi fungsi memang sama, yakni untuk memindahkan barang. Namun, ada perbedaan mendasar dari kedua benda ini yang tentunya dengan pemahaman yang tepat, maka dapat menjadikan kedua alat ini efektif digunakan dalam situasi yang berbeda-beda.

Dari segi penggunaannya, baik mesin forklift, hand pallet, dan hand stacker dapat digunakan di berbagai jenis industri, khususnya gudang atau yang berkaitan dengan stok barang / supply chain. Hand Pallet seringpula dijumpai di supermarket tempat Anda berbelanja, digunakan untuk memindahkan stok barang dalam bobot dan jumlah tertentu baik dari gudang maupun penempatan barang ke dalam rak.

Baca Juga: Inilah 5 Cara Merawat Forklift Elektrik yang Benar

Lebih lanjut mengenai Hand Pallet, alat yang satu ini memiliki besi untuk mengangkat beban di atasnya. Biasanya ada 2 tiang besi sebagai titik tumpu pengangkatan beban. Dengan hand pallet, proses pemindahan barang dari satu tempat ke tempat yang lainnya menjadi lebih mudah. Dengan posisi gagang yang ergonomis serta ketinggian tiang besi yang dapat diatur, menjadikan Hand Pallet alat yang lebih efektif, efisien dan hemat tenaga.

Untuk cara sistem kerjanya, Hand Pallet mengangkat beban dengan menggunakan sistem hydraulic. Hal ini memungkinkan kita untuk mengangkat beban yang berat dari ratusan kilo hingga 1 ton tergantung jenis dan spesifikasi masing-masing Hand Pallet. Bahkan ada juga tipe Hand Pallet Heavy Duty yang mampu mengangkat beban hingga lebih dari 5 ton. Karena itu, hand pallet sering digunakan di gudang, pabrik, supermarket, toko, hingga gedung perkantoran karena cara kerja yang mudah dan bentuknya yang lebih moveable.

Hand Pallet sendiri memiliki 2 jenis sistem pengangkatan, baik itu Hydraulic Hand Pallet maupun Electric Hand Pallet. Selain itu dari segi bentuk dan bahannya, ada jenis hand pallet scale, hand pallet scissor, hand pallet roll, dan hand pallet chrome steel. Masing-masing jenis tersebut memiliki ciri khas tersendiri serta difungsikan untuk keperluan yang berbeda-beda.

Krisbow Electric Hand Pallet di klikmro.com

Pada hakikatnya, Hand Pallet memang berbeda dengan Hand Stacker, walaupun sama-sama untuk mengangkat barang. Hand Stacker lebih ditujukan untuk menganggkat beban dengan tinggi tertentu. Dari cara kerjanya pun terbilang mirip karena Hand Stacker juga menggunakan sistem kerja hydraulic, sehingga proses menurunkan serta menaikkan beban tersebut cukup menggunakan tuas penangkat. Selain itu, ada juga yang bermesin elektrik sehingga control pergerakan mesin dan garpu tidak memakan tenaga yang banyak.

Hand Stacker memilki garpu angkat di bagian depan, namun garpu ini bisa diatur kelebarannya sesuai kebutuhan. Hal ini tentu memudahkan mobilisasi barang dengan jenis pallet yang berbeda-beda. Kapasitas maksimal yang bisa diangkat dengan Hand Stacker pada umumnya sekitar 1 ton, dan ada juga beberapa jenis lainnya yang bisa mengangkat hingga 2 ton.

Perbedaan utama dari Hand Stacker dengan Hand Pallet adalah pada ketinggian beban yang diangkat. Hand Pallet kerap digunakan untuk memindahkan barang secara horizontal. Sedangkan Stacker dengan ketinggian angkatnya, digunakan untuk memindahkan barang dari bawah ke atas (vertikal). Itulah kenapa Hand Stacker kerap digunakan untuk memudahkan penataan barang, baik di pabrik, di toko, gudang dan sebagainya untuk dimasukkan ke dalam rak penyimpanan vertikal.

Logitrans Electric Stacker di klikmro.com

Dari segi pengangkatan barang, Hand Pallet memiliki ketinggian angkat rata-rata 20cm sampai yang tertinggi sekitar 80 cm. Sedangkan Hand Stacker bisa mengangkat hingga ketinggian 1,6 meter dan bahkan ada spesifikasi yang bisa mengangkat hingga ketinggian 5 meter.

Oleh karena itu, perlu diketahui bahwa masing-masing alat memiliki peran tersendiri. Agar tidak mubazir, pastikan Anda memahami fungsi dan spesifikasi sesuai kebutuhan. Solusi peralatan gudang dapat Anda temukan secara lengkap dan element disini.

Baca Juga: Inilah Peralatan Material Handling yang Biasa Digunakan di Industri

Comments